Puri Ageng Nyalian Sebagai Destinasi Wisata Religius Dan Budaya

Klungkung merupakan kabupaten yang dikenal akan budaya dan seninya yang sangat kental. Disamping seni dan budaya, klungkung sendiri merupakan kabupaten yang sangat kental pengaruh religiusnya, salah satu tempat wisata religius dan budaya adalah Puri Ageng Nyalian yang terletak di desa nyalian, kecamatan banjarangkan, kabupaten klungkung ini memiliki pesona asri dan asli,aura religiusnya sangat terpancar dimana Puri Ageng Nyalian ini terletak jauh dari pusat keramaian kota klungkung. Terletak di desa yang jauh dari kehiruk-pikukan kota membuat puri ini masih terjaga ketaksuannya dilihat dari arsitekturnya yang masih asli, yaitu beranda atau tertata seperti sedia kala, dimana puri ini delengkapi dengan sisi paling luar atau pintu masuk puri ini disebut Jaba Sisi, lalu setelah masuk keareal berikutnya kita bisa menemukan Jaba Tengah yang merupakan tempat berlangsungnya acara keagamaan seperti pitra yadnya dan manusa yadnya, di jaba tengah kita menemukan pinta besar yang menjadi pembatas antara nista mandala puri dengan madya mandala puri yang di sebut dengan Kori Agung, kori agung Puri Ageng Nyalian ini disebut dengan Kori Barak karena mempunyai nilai historis yang sangat kental, setelah melewati Kori Agung ini kita akan menemukan areal yang bernama Semanggen atau Seme Anggen yaitu berarti areal ini dijadikan tempat mayat atau dijadikan seme dalam bahasa Bali, karena mempunyai fungsi menaruh mayat atau jasad keluarga puri yang meninggal sebelum di kremasi atau diPelebon, setelah melewati Semanggen kita akan memasuki areal yang bernama Rangki yaitu areal yang berisikan Gedong dan Loji yang berfungsi untuk menerima tamu yang datang dengan tiba-tiba atau tidak berpesan terlebih dahulu, setelah areal Rangki kita akan memasuki areal utamaning utama dari puri yaitu Saren Ageng, dimana areal ini berisikan Gedong utama yang bernama Gedong Gunung Rata yang merupakan tempat peristirahatan Raja Nyalian, Loji dan Bale Ageng ayu karena bale ageng ini berfungsi untuk kegiatan keagamaan manusa yadnya seperti pewiwahan atau pernikahan, mepandes atau potong gigi, ngotonin dan lain sebagainya, di areal ini juga terdapat Merajan Alit yang merupakan tempat suci roh leluhur. Di puri ageng nyalian ini banyak kegiatan-kegiatan yang sarat akan nilai budaya dan seni seperti yang dilakoni oleh penglingsir puri ini yaitu Ida Tjokorda Anom Dharma Putra yang merupakan Sangging barong dan tapakan suci untuk Pura-pura di Bali, ada juga cucu beliau yaitu Tjokorda Agung Arjawa yang juga mewarisi keahlian dari ayahnya yang juga seorang sangging atau pembuat pretima, di Saren Kawan ada Tjokorda Rai yang merupakan seniman tabuh tua yang merupakan guru seni tabuh yang melestarikan tabuh di seluruh bali dan desa nyalian pada kususnya. Berbagai macam seni dan budaya kita bisa jumpai di Puri Ageng Nyalian dan ketaksuannyalah yang membuat puri ini tetap ajeg sampai saat ini.

Komentar

Postingan Populer